Cirebon Menyimpan Tempat Traveling Menyenangkan

Cirebon Menyimpan Tempat Traveling Menyenangkan

Cirebon Menyimpan Tempat Traveling Menyenangkan

DjPbnPapua. – Cirebon memiliki sejumlah tempat wisata yang tidak kalah dengan resor populer lainnya seperti Bandung, Jogja atau Bogor. Kota yang terkenal dengan mangga gedong gincong ini, baru-baru ini dipilih oleh banyak wisatawan sebagai tujuan wisata traveling. Setiap musim liburan panjang di Cirebon tiba-tiba dipenuhi dengan banyak wisatawan yang datang ke luar kota. Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan wisatawan yang masuk di Cirebon tidak luput dari perkembangan ekonomi, dan perkembangannya cukup pesat. Sejak Jalan Tol Cipali dibuka, jarak ke Cirebon menjadi lebih cepat. Nah, bagi yang berencana berkunjung ke kota Cirebon, ada beberapa saran untuk tempat wisata di Cirebon yang patut dikunjungi. Apa yang terjadi Lihat deskripsi lengkap di bawah ini.

Cirebon Menyimpan Tempat Traveling Menyenangkan

  1. Keraton Kanoman

Keraton Kanoman adalah tujuan wisata bersejarah di Cirebon, yang tidak kalah menarik dari Keraton Kasepuhan. Meskipun Keraton Kanoman telah banyak berubah, masih mempertahankan gaya dan arsitektur Cina, yang mencakup nilai historis perkembangan Kerajaan Islam di Indonesia. Di tempat wisata Cirebon ini Anda bisa menemukan berbagai koleksi benda bersejarah, seperti lukisan, keramik dan Naga Liman Paks. Sejak didirikan pada tahun 1678, Keraton Kanoman masih mempertahankan tradisinya. Salah satu tradisi keraton yang paling terkenal adalah ritual Long Talisman, yang biasanya berlangsung setiap hari ulang tahun.

Ritual Long Talisman dimulai dengan Pencucian Warisan Keraton Kanoman selama 40 hari, diikuti oleh warisan warisan dan produksi dari Balai Jinem ke Masjid Kanaton. Penduduk dan turis Cirebon selalu menunggu acara ini. Selain nilai-nilai filosofis yang tinggi, ritual Long Talisman juga bisa menjadi tempat untuk mengucapkan terima kasih kepada orang-orang dari Keraton Kanoman. Keraton Kanoman buka setiap hari untuk wisatawan di. 00:09-17: 00 Pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 7000 untuk menikmati wisata sejarah di Keraton Kanoman.

  1. Keraton Kasepuhan

Keraton Kasepuhan adalah tempat wisata pertama di Cirebon yang dikunjungi, terutama jika Anda tertarik dengan sejarah Cirebon. Keraton di Cirebon ini dibangun pada 1529 oleh Pangeran Mas Mohammad Arifin, yang sebenarnya adalah cucu Sunan Gunung Jati. Puri ini, awalnya bernama Keraton Pakungwati, dibangun sebagai pusat pemerintahan Cirebon di masa lalu. Setelah wilayah keraton dibagi pada masa pemerintahan Pangeran Mertawijaya, yang dikenal sebagai Sultan Sepuh Mohammad Syamsudin Mertawijaya, nama tempat wisata Cirebon kemudian diganti. Jadi apa yang bisa Anda lihat di Keraton Kasepuhan? Anda dapat menjelajahi daerah Keraton untuk mengamati arsitektur dengan nilai filosofis tinggi. Keraton Kasepuhan Cirebon terletak di Jalan Kasepuhan 43, Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

  1. Makam Sunana Gunung Jati

Makam Sunana Gunung Jati sering digunakan sebagai tujuan wisata religius bagi wisatawan dari Jawa. Para wisatawan yang datang ke Cirebon akan merasakan suasana khidmat berkat penyembuhan suci yang bergema di seluruh makam kompleks Sunan Gunung Jati. Gaya arsitektur Cina, Jawa dan Arab yang berbeda dengan sempurna memadukan keharmonisan yang luar biasa. Banyak dekorasi Cina melekat pada dinding makam.

Properti lain dari kompleks Pemakaman Sunan Gunung Jati adalah keberadaan sembilan tahap. Namun, pengunjung hanya diperbolehkan memasuki pintu kelima, karena pintu berikutnya hanya untuk keturunan Sunan Gunung Jati. Makam Sunan Gunung Jati ini terletak di Jalan Alun-alun Gunung Jati 53, Desa Astana, Kabupaten Gunung Jati.

  1. Masjid Agung Sang Cipta Rasa

Masjid tertua di Cirebon berada di kompleks Keraton Kasepuhan. Arsitektur Masjid Agung Sang Cipta Rasa mendominasi pengaruh Kekaisaran Islam di masa lalu. Kualitas-kualitas ini terlihat dari atap masjid, yang tidak memiliki puncak tertinggi seperti masjid-masjid lain di Pulau Jawa secara keseluruhan. Singkatnya, masjid ini mungkin tidak begitu istimewa. Meski terlihat sederhana, ada cerita menarik di balik pembangunan masjid ini.

Bahwa pembangunan Masjid Sang Cipta Rasa melibatkan ratusan tokoh penting dari Kerajaan Majapahit dan Cirebon. Selain gaya arsitektur yang telah dilestarikan sejauh ini, ada satu tradisi yang tersisa di masjid Sang Cipta Rasa. Suara Adzan yang dilakukan oleh tujuh museum secara bersamaan.

  1. Taman Sari Gua Sunyaragi

Dalam beberapa tahun terakhir, minat wisatawan untuk mengunjungi Taman Sari Gua Sunyaragi telah meningkat. Berkat pemulihan kawasan taman dan pertunjukan setiap tahun disini, tempat wisata di Cirebon ini tidak lagi dianggap sebagai tujuan wisata yang terabaikan. Keaslian bangunan batu kuno Gua Sunyaragi bahkan terasa sangat bersih saat ini. Masyarakat lokal di Cirebon sering juga memilih tempat wisata ini sebagai lokasi untuk berfoto.

Taman Sari Gua Sunyaragi sering digunakan sebagai pertunjukan musik, balet dan pembukaan Festival Keraton Nusantara, yang berlangsung setahun sekali. Bahkan, kepala Taman Sari Gua Sunyaragi baru-baru ini meluncurkan balon udara untuk menarik wisatawan agar mereka lebih nyaman. Tertarik datang ke objek wisata di Cirebon? Datang saja ke Jalan Sunyaragi, Kesambi, Cirebon. Gua Taman Sari Sunyaragi terbuka untuk umum setiap hari mulai pukul 08: 00-17: 30 WIB.