Emas vs Properti vs Reksa Dana: Mana Pilihan mu?

By | Desember 29, 2017

Jika Anda sudah hidup dan banyak tabungan karena bekerja di perusahaan emas di Papua, maka sudah saatnya anda menabung dan berinvestasi.

Emas vs Properti

Investasi adalah salah satu bentuk usaha yang dapat menyelamatkan hidup Anda atau bahkan menjadi sumber keuangan Anda yang lain. Banyak orang yang mulai menginvestasikan uang mereka sebagai bentuk tabungan masa tua atau penjamin masa tua mereka. Investasi bisa dilakukan dalam berbagai macam bentuk seperti Emas, properti atau bahkan reksa dana. Tetapi, manakah yang akan lebih menguntungkan dan aman bagi Anda? Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, ada baiknya Anda melihat kelebihan dan kekurangan dari bentuk investasi yang tersedia di pasaran saat ini.

Di artikel kali ini, kita akan mendiskusikan tentang kelebihan dan kekurangan berinvestasi emas, properti atau reksa dana. Mari kita lihat!

1. Emas

Emas adalah salah satu bentuk investasi yang paling diminati masyarakat karena emas termasuk logam mulia dan mempunyai model yang bagus sebagai perhiasan. Emas juga dikenal sebagai barang investasi yang memiliki kepastian bahwa akan memberikan keuntungan bagi pemiliknya. Harga Emas cenderung selalu naik dari tahun ke tahun. Tentu saja hal ini menguntungkan bagi para pemiliknya. Apalagi bila selisih harga beli dan jual emas lumayan tinggi. Investasi emas ini pun bisa dinikmati tidak hanya dalam bentuk perhiasan, tetapi juga dalam bentuk koin, dinar atau batangan. Ada beberapa keuntungan yang bisa di dapat dari berinvestasi emas, diantaranya:

2. Bebas pajak

Ya, tidak ada kewajiban membayar pajak bila berinvestasi dengan emas. Tentu hal ini menguntungkan bila Anda memilik emas dalam jumlah yang relatif banyak.

3. Mudah dicairkan (mudah diperjual belikan)

Investasi emas memberikan keleluasaan bagi pemiliknya untuk mencairkannya ke dalam bentuk uang tunai dan prosesnya pun relatif mudah dan cepat. Pencairan emas pun lebih tidak ribet bila dibandingkan dengan bentuk investasi yang lain. Boleh dikatakan, ini adalah keuntungan berinvestasi emas yang utama

4. Nilai kekayaan terlindungi

Emas dikatakan dapat melindungi nilai kekayaan karena nilainya yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Harga emas pun selalu stabil sehingga ketika dijual kembali, pemilik emas cenderung mendapatkan keuntungan karena nilai jualnya lebih tinggi daripada nilai beli

5. Tidak harus dalam jumlah besar dalam sekali pembelian

Ya, berbeda dengan investasi lain yang umumnya memerlukan dana yang cukup banyak sebagai awal investasi, membeli emas tidak ada minimum pembelian. Anda bisa menyicil dengan membeli perhiasan sesuai dengan kemampuan keuangan Anda saat itu.

Berinvestasi emas memang banyak keuntungannya. Tetapi bukan berarti tidak ada kerugian dalam berinvestasi emas. Kerugian berinvestasi emas diantaranya

6. Rawan hilang

Ya, rawan hilang adalah resiko pertama dalam berinvestasi emas. Apalagi bila Anda berinvestasi dalam bentuk perhiasaan. Kejadian seperti perampokan bisa menjadi salah satu penyebab hilangnya emas. Berinvestasi dengan emas batangan pun beresiko hilang. Apabila Anda berinvestasi emas yang cukup besar, maka Anda harus merogoh kocek untuk menyimpan emas tersebut di tempat yang aman seperti menyawa safety box di bank

7. Harganya cenderung lambat bila ekonomi stabil

Harga emas memang cenderung naik apabila ekonomi sedang tidak stabil, tetapi saat stabil, harga emas pun cenderung stabil

8. Properti

Bisnis yang diminati selanjutnya adalah bisnis properti. Terutama bagi Anda yang memiliki kondisi ekonomi yang terbilang bagus. Tidak sedikit pemilik modal besar menginvestasikan uang mereka di bisnis properti karena tergiur embel – embel bahwa perkembangan gaya hidup dan keinginan masyarakat bisa terfasilitasi oleh properti. Namun perlu diingat, bahwa setiap investasi tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Bila Anda berminat untuk bisnis properti, inilah keuntungan yang bisa Anda dapatkan:

  1. Investasi properti ini tergolong beresiko rendah karena pergerakan nilainya tidak sekencang atau sesensitif saha,.
  2. Nilai investasi properti punya kecenderungan untuk selalu meningkat dari waktu ke waktu. Investasi properti ini sangat cocok untuk investasi jangka panjang atau masa tua. Bila Anda menginginkan keuntungan dalam masa pendek, Anda bisa menyewakan properti anda.
  3. Keuntungan lain yang bsia didapat dari kepemilikan properti adalah bisa dijadikan agunan. Anda bisa mendapatkan pinjaman untuk investasi properti yang lain dengan menggunakan properti yang Anda miliki saat ini sebagai jaminan. Anda bisa mengatur dan menghitung-hitung sendiri seberapa besar modal yang Anda butuhkan, jangka balik modal, keuntungan yang di dapat dan tanggungan hutang yang harus dibayarkan.
    Dengan perhitungan yang tepat, pada saat Anda melunasi pinjaman tersebut, properti Anda pun bertambah.
  4. Investasi properti bisa memuaskan pemiliknya karena bentuknya dapat terlihat. Berbeda dengan saham yang tidak terlihat, fisik properti bisa terlihat dengan jelas oleh pemiliknya sehingga investasi ini pun cukup diminati.

Namun bisnis properti pun memiliki kelemahan seperti biaya perawatan untuk properti tergolong cukup besar, membutuhkan modal yang cukup besar, merupakan tipe investasi yang high risk high return, biaya transaksinya pun cukup tinggi, dan cukup rawan bila terjadi bencana alam ataupun kecelakaan lain

9. Reksa Dana

Reksa dana bisa menjadi alternatif investasi bagi Anda yang memiliki dana terbatas. Dana Anda akan dihimpun oleh Manajer Investasi untuk kemudian dibagi ke dala beberapa jenis investasi seperti saham, obligasi atau deposito. Dana tersebut pun tidak akan diinvestasikan di satu perusahaan saja, tetapi di beberapa perusahaan dengan tujuan investasi yang berbeda-beda. Reksa dana boleh jadi menjadi pilihan yang praktis dalam berinvestasi saham dengan modal yang relatif kecil. Keuntungan reksa dana adalah :

  1. Modal rendah
  2. Pemerintah mengawasi dan mengatur reksa dana
  3. Mudah untuk dicairkan
  4. Mempunyai pilihan yang beragam
  5. Proses penjualan dan pembelian yang tidak ribet
  6. Bila Anda berinvestasi dalam jangka panjang (lebih dari 5 tahun), potensi hasil yang lebih tinggi pun bisa Anda dapatkan
  7. Rendah resiko karena setiap proses akan melalui proses verifikasi terlebih dahulu

Sama hal nya dengan investasi yang lain, reksa dana ini pun mempunya kelemahan seperti:

  1. Hasil keuntungan yang fluktuatif (terutama reksa dana saham) karena mengikuti harga-harga saham yang dibeli
  2. Ada beberapa komponen dalam reksa dana yang membutuhkan biaya yang relatif tinggi seperti biaya bank kustodian, biaya penjualan, biaya pembelian dan lain-lain.
  3. Karena keuntungan reksa dana bersifat fluktuatif, jadi tidak ada jaminan pasti tentang seberapa banyak keuntungan yang Anda dapatkan. Walaupun diatur dan dijamin oleh pemerintah, tetapi dana kita tidak dijamin oleh pemerintah. Biasanya hanya dana awal dalam reksa dana yang terproteksilah yang dijamin pemerintah.
  4. Mengikuti resiko pasar modal. Artinya, apabila perusahaan tempat saham reksa dana Anda diinvestasikan bangkrut, berarti Anda tidak akan mendapatkan apa-apa.

Nah, sudah mendapatkan gambaran lebih jelas kan mengenai keuntungan emas, properti dan reksa dana. Pilihlah investasi Anda dengan bijak. Jangan sampai ingin dapat untung tapi malah buntung J

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *