Mencari Rumah, Perumahan dan Info Biaya Hidup di Bekasi? Baca Dulu Panduan Ini!

By | Januari 5, 2018

Bagi Anda yang akan atau baru pindah ke kota lain atau daerah lain entah itu karena urusan sekolah, pekerjaan, ataupun menikah, Anda pasti bertanya-tanya tentang berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk keperluan hidup sehari-hari per bulan dan bagaimana mencari rumah, perumahan, apartemen dan lain-lain di kota yang akan Anda tinggali tersebut.

rumah perumahan diatas wilayah Bekasi

Menghitung kisaran pengeluaran perbulan di tempat yang baru akan membantu Anda untuk mengetahui minimal pendapatan yang harus Anda terima agar bisa menjamin kehidupan Anda sehari-hari di kota tersebut. Mencari tahu gaya hidup di kota tersebut juga bisa membantu Anda untuk mengatur keuangan Anda agar Anda bisa bertahan setidaknya sampai gajian bulan berikutnya. Dan terpenting berapa uang yang harus kita keluarkan untuk kebutuhan tempat tinggal. Sebagai bayangan anda, berikut beberapa pasaran harga perumahan baru di Bekasi. Di dalam artikel ini juga kita akan mendiskusikan tentang perhitungan keuangan hidup dan bagaimana mencari rumah di Bekasi, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan “daily lifestyle”.

Upah minimum kota Bekasi tahun 2017 adalah Rp 3.601.650. Dengan pendapatan minimum sebesar Rp 3.601.650, Anda harus membuat perhitungan keuangan yang bisa di cover dengan pendapatan tersebut.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik Kota Bekasi Slamet Waluyo, pada tahun 2014 biaya hidup di kota Bekasi mencapai Rp 5.770.710 perbulan untuk satu keluarga yang beranggotakan rata-rata 4 orang. Biaya hidup mencakup makan, tempat tinggal, transportasi, komunikasi dan gaya hidup.

Untuk keperluan makan di kota bekasi berkisar antara Rp 5.000 sampai Rp 27.000 untuk makanan yang dijual di warteg. Bila Anda menyukai makanan yang dijual di foodcourt mall, tentu harganya akan lebih mahal beberapa kali lipat. Apabila Anda ingin menabung untuk membeli atau menyicil rumah, usahakan untuk membatasi pengeluaran untuk makan sesuai dengan yang Anda sanggupi. Misalnya dalam sehari tidak boleh melampaui Rp 30.000 untuk makan.

Untuk kebutuhan minum, Anda bisa membeli aqua galon yang harganya sekitar Rp 15.000/ galon. Dalam sebulan, rata-rata Anda akan menghabiskan sekitar 10 galon. Anda bisa lebih menghemat pengeluaran untuk minum dengan air isi ulang Rp 4.000/ galon. Dengan perhitungan tersebut, dalam sebulan Anda hanya mengeluarkan Rp 940.000 untuk makan dan minum.

Selesai dengan urusan makan dan minum, kita beralih ke permasalahan tempat tinggal.

Mencari rumah, perumahan, atau tempat tinggal di kota baru yang akan Anda tinggali juga membutuhkan pertimbangan yang matang dan membutuhkan survey sana-sini. Karena tidak bisa dipungkiri bahwa kenyamanan tempat tinggal adalah hal yang utama terutama setelah seharian lelah bekerja atau menuntut ilmu.

Kenyamanan dalam beristirahat tentu menjadi hal utama bukan? Selain dari segi kenyamanan, hal lain yang kita perhatikan adalah masalah harga. Dengan pendapatan yang Anda miliki, Anda harus bijak dengan seberapa besar uang yang bisa Anda keluarkan untuk tempat tinggal.

Umumnya, orang akan mencari tempat tinggal yang dekat dengan tempat mereka beraktivitas. Hal tersebut tentu tidaklah salah. Karena selain dapat menghemat waktu ke tempat kerja atau sekolah, kita pun dapat menghemat biaya transportasi untuk mencapai tempat tersebut.

Menghemat biaya transportasi berarti kita bisa menyisihkan lebih banyak pendapatan untuk hal lain. Baik itu tabungan atau mungkin untuk pengeluaran pribadi Anda. Namun yang harus diperhatikan, umumnya tempat tinggal yang dekat dengan tempat bekerja atau sekolah itu mahal. Kalaupun ada yang murah, boleh jadi ruangannya pun tidak begitu luas.

Selain itu, kondisi lingkungan atau budaya sekitar tempat tinggal juga menjadi salah satu faktor yang harus Anda perhitungkan. Contoh, Jika Anda tinggal di Papua, Anda harus menyesuaikan dengan budaya disana.

Bayangkan bila Anda sudah lelah bekerja, ketika Anda kembali ke rumah dan ingin beristirahat, tetapi kondisi lingkungan sekitar Anda ribut oleh suara motor yang lalu lalang ataupun orang-orang yang nongkrong sambil bernyanyi keras.

Tentunya akan sangat menganggu. Atau apabila Anda adalah orang yang menyukai kebersihan, tetapi masyarakat di lingkungan sekitar Anda bukanlah orang yang memedulikan kebersihan dan seringkali membuang sampah sembarangan. Hal ini pasti sangat menganggu Anda. Dan yang paling penting adalah keamanan lingkungan tempat tinggal. Semua orang pasti menginginkan lingkungan yang aman dan kondusif. Untuk itulah mengapa survey dan melihat-lihat beberapa tempat sebelum memutuskan tempat tinggal sangatlah penting.

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam memilih tempat tinggal adalah air. Kita harus mengetes terlebih dahulu apakan air di daerah tersebut bersih. Ada beberapa daerah yang mempunyai air tidak begitu bersih sehingga mengharuskan penghuni rumah tersebut memakai saringan di setiap keran air. Selain itu tekanan air pun harus diperiksa.

Apakah air mengalir dengan deras atau kecil. Setelah air, hal berikutnya yang bisa Anda lakukan adalah memeriksa daya listrik yang tersedia untuk rumah tersebut. Dengan demikian, Anda bisa mengira-ngira apakah daya listrik di tempat tinggal tersebut cukup untuk semua barang elektronik yang akan Anda gunakan. Apabila dirasa tidak cukup, maka Anda bisa mulai mengajukan kenaikan daya listrik ke kantor PLN terdekat.

Sebagai referensi biaya hidup untuk kontrakan / kos / rumah di kota bekasi terbilang cukup mahal. Biaya kos-kosan 1 pintu dengan 3 sekat perbulannya sekitar Rp 400.000. Apabila ingin kamar yang lebih luas dengan fasilitas yang sesuai dengan yang Anda inginkan seperti kamar mandi di dalam kamar atapun AC, maka yang harus Anda keluarkan perbulannya pun tentu akan lebih besar, sekitar Rp 800.000 – Rp 1.200.000 per bulan.

Jika Anda ingin menyewa rumah, minimal yang harus Anda keluarkan adalah Rp 4.000.000 per tahun. Pengeluaran lain seperti komunikasi dan transportasi bisa menghabiskan sekitar R. 1.000.000.

Dengan estimasi biaya hidup perbulan di atas, Anda bisa mengatur seberapa besar yang harus Anda keluarkan untuk keperluan pribada dan biaya hidup. Dengan mengambil estimasi paling minimal dari pengeluaran primer di atas, dalam sebulan Anda bisa mengeluarkan uang sebesar Rp 2.340.000. Semoga artikel ini bisa membantu Anda yang akan atau berencana tinggal di Bekasi. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *